Merupakan proses pembuatan produk Bioplast seperti Jerigen, Botol HDPE.
01. Resin
Resin berkualitas tinggi dipilih sebagai bahan baku utama, menjamin kekuatan dan daya tahan produk akhir.
02. Blow Process
Resin cair dimasukkan ke dalam cetakan, kemudian udara bertekanan tinggi digunakan untuk membentuk resin sesuai dengan bentuk cetakan.
03. Product
Produk mentah yang telah dibentuk melalui proses injeksi keluar dari cetakan, siap untuk tahap berikutnya.
04. Quality Control
Setiap produk melewati proses kontrol kualitas yang ketat untuk memastikan tidak ada cacat dan memenuhi standar industri yang ditetapkan.
05. Warehouse
Produk yang telah lolos kontrol kualitas dikemas dan disimpan di gudang kami, siap untuk dikirim
06. Ship To Customer
Produk dikirim tepat waktu ke pelanggan kami, menjamin kepuasan maksimal.
Proses Kontrol Kualitas
Di Bioplast, kami menjalankan proses kontrol kualitas yang ketat untuk memastikan setiap produk memenuhi standar tertinggi. Berikut adalah tahap-tahap dalam proses kontrol kualitas kami:
Visual
Produk diperiksa secara visual untuk mendeteksi cacat permukaan seperti retakan, goresan, atau ketidaksempurnaan lainnya.
Ukuran
Pengukuran produk dilakukan dengan alat presisi tinggi untuk memastikan bahwa setiap produk sesuai dengan spesifikasi ukuran yang telah ditentukan. Toleransi yang ketat diberlakukan untuk menjaga konsistensi
Fungsi
Produk diuji fungsionalitasnya untuk memastikan tidak ada kebocoran dan volumenya sesuai dengan kapasitas yang ditentukan.
Ketahanan
Pengujian kekuatan dilakukan untuk memastikan bahwa produk dapat menahan beban dan tekanan. Uji jatuh dilakukan untuk mengevaluasi ketahanan terhadap benturan, sementara uji penumpukan memastikan produk dapat ditumpuk tanpa mengalami deformasi atau kerusakan.
FAQ
Bahan baku apakah yang digunakan oleh Bioplast?
Bahan baku yang digunakan oleh Bioplast berasal dari resin murni tanpa campuran, sehingga aman digunakan sebagai kemasan apapun termasuk untuk makanan dan minuman.
Apakah saya bisa order produk di Bioplast dengan bahan baku milik saya pribadi?